Pemerintah akan maksimalkan potensi pariwisata Sumenep

Pulau yang membina masyarakat yang mandiri, sejahtera, adil dan makmur

Sumenep, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan berupaya memaksimalkan pengembangan potensi wisata alam, sejarah, dan kreatif di Sumenep, Jawa Timur.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Forum Diskusi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Madura Raya di Sumenep akhir pekan ini mengatakan, selain wisata alam, Sumenep memiliki potensi wisata sejarah atau budaya. dengan keraton dan Masjid Jamik. Sumenep yang berusia ratusan tahun sebagai ikon.

“Wisata andalannya adalah Gili Labak, wisata kesehatan di Gili Iyang, wisata pantai di Gili Genting, Pantai Lombang di Batang-Batang, dan Pantai Slopeng di Ambunten,” kata Sandiaga, dikutip, Sabtu.

Baca juga: Kemenparekraf Gelar Famtrip untuk Media Asia Timur, Promosikan Pariwisata Indonesia

“Potensi wisata kita kembangkan atas saran kyai yaitu Islam, kedua Indonesia, ketiga Madura,” lanjutnya.

Dari sisi ekonomi kreatif, Batik Madura dengan motif dan corak yang khas dinilai memiliki daya saing yang tinggi. Dia juga ingin Madura yang terkenal dengan petani garamnya bisa? rebranding dengan pulau yang menekankan kreativitas.

“Batik Madura ini luar biasa, motif dan coraknya dan terakhir Iklan Bar minuman penambah stamina sehingga bisa menembus pasar,” kata Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, “Saya ingin Madura Raya menjadirebranding, tidak masalah Madura dikenal sebagai penghasil garam. Namun, saya ingin rebranding Madura adalah pulau kreatif. Pulau yang menumbuhkan dan mengembangkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, adil dan makmur.”

Baca juga: Menparekraf Targetkan 128 Desa Wisata di Kalbar

Sandiaga juga mengatakan Madura harus memiliki jiwa wirausaha, misalnya dengan menjadikan produk batik dari empat kabupaten sebagai produk unggulan yang naik kelas.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah memiliki beberapa program yang bisa dikolaborasikan untuk memicu kebangkitan ekonomi dan membuka lapangan kerja pascapandemi.

Tiga program yang menjadi milik Anda adalah Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa), Apresiasi Kreatif Indonesia (AKI), dan Penghargaan Desa Wisata Indonesia (ADWI).

“Ini bisa dikolaborasikan untuk mendukung pemulihan ekonomi Madura Raya pascapandemi,” ujarnya.

Baca juga: Sandi Berharap Akatara 2022 Dorong Kebangkitan Ekonomi Industri Perfilman

Baca juga: Platform akomodasi perjalanan diharapkan dapat mendorong pariwisata kreatif

Baca juga: Kemenparekraf Siapkan Skema Bantuan Perbaikan Taman Nusa Gianyar

Reporter: Maria Cicilia
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2022