Hoaks! Video menampilkan keindahan malam di Purwokerto

Jakarta (ANTARA/JACX) – Purwokerto menjadi perbincangan viral netizen di media sosial Twitter, Sabtu (2/4) malam.

Pasalnya, salah satu unggahan yang memperlihatkan sejumlah orang sedang bermain sepatu roda di jalanan kosong pada malam hari dengan latar belakang lampu gedung-gedung kota.

Video orang berseluncur di atas roda diklaim sebagai salah satu keindahan kota Purwokerto.

Unggah video kemudian diunggah ulang dan kemudian menjadi buah bibir netizen hingga disukai 45 ribu pengguna lainnya dan diputar hingga 2,7 kali.

Berikut narasi dalam postingan tersebut:

“Purwokerto, Indonesia”

Namun, benarkah video tersebut memperlihatkan salah satu sudut kota Purwokerto?

 

Sebuah postingan hoax yang mengklaim video orang berseluncur di jalan pada malam hari berlatar di Purwokerto, Jawa Tengah. (Indonesia)

Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran ANTARA, video tersebut pertama kali diunggah ke akun TikTok warga Kolombia @jhojan.alzate, pada 10 Maret 2022.

Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh beberapa akun yang memiliki banyak pengikut, salah satunya Wonderlust Collective yang mengunggah ulang video tersebut pada 2 April 2022.

Gambar bergerak yang memperlihatkan seseorang yang memakai sepatu roda kemudian menjadi viral dan menjadi buah bibir netizen di seluruh dunia.

Dengan demikian, suasana dalam video tersebut bukan di Purwokerto, melainkan di Medellin, Kolombia.

Mengeklaim: Video memperlihatkan keindahan malam di Purwokerto

Peringkat: Hoax/salah

Catatan Editor: Sebagai bagian dari jaringan media pengecekan fakta, Fact Check, ANTARA meminta pembaca untuk bersedia mengisi survei dengan tautan berikut: https://tinyurl.com/survei-audiens-cekfakta. Survey ini bertujuan untuk meminta masukan dari pembaca untuk penyempurnaan produk fact check di media jaringan Fact Check. Terima kasih.

Cek fakta: Hoax! Video 2.500 ton minyak goreng tumpah di laut

Baca juga: KAI Gelar Festival Mural untuk Percantik Dinding Stasiun Purwokerto

Baca juga: Pengamat: Protokol kesehatan di tempat wisata harus diperkuat

Reporter: Tim JACX
Editor: Hanni Sofia
HAK CIPTA © ANTARA 2022