AirAsia ingatkan pelaku perjalanan patuhi SOP pembukaan perbatasan

Kuala Lumpur (ANTARA) – AirAsia mengingatkan wisatawan asing (PPLN) untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP), termasuk warga asing yang berkunjung ke Malaysia, menyusul pengumuman terakhir terkait pembukaan perbatasan pada Jumat, 1 April.

Dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Jumat, pihak maskapai mengatakan bahwa sebelum keberangkatan PPLN harus mengunduh dan mengaktifkan MySejahtera kemudian melengkapi formulir pra-keberangkatan melalui ikon “traveler”.

Kemudian kirimkan detail vaksinasi melalui MySejahtera setelah itu mereka yang telah divaksinasi lengkap akan mendapatkan “Digital Traveler’s Card” elektronik untuk ditunjukkan di bandara pada saat check-in.

Setelah itu, mereka diminta memasukkan alamat di Malaysia untuk turis asing.

Baca juga: AirAsia Raih Sertifikat Pelatihan Pilot Drone

Traveler berusia tujuh tahun ke atas wajib menjalani tes PCR dua hari sebelum keberangkatan ke Malaysia dan mengunggahnya di MySejahtera.

PPLN yang berusia enam tahun ke bawah tidak diwajibkan mengikuti tes pra-keberangkatan.

Wisatawan yang telah terinfeksi COVID-19 sebelumnya (6-60 hari sebelum keberangkatan) harus menjalani tes RTK-Antigen profesional dua hari sebelum keberangkatan.

Wisatawan tidak perlu mengajukan “MyTravelPass” untuk memasuki Malaysia setelah 1 April 2022.

Wisatawan yang merupakan warga negara selain Malaysia wajib membeli asuransi perjalanan dan COVID-19 serta harus mematuhi semua protokol kesehatan yang berlaku di Malaysia.

Sementara itu, pada saat kedatangan, pelancong berusia tujuh tahun ke atas diharuskan mengikuti tes RTK-Antigen yang dikelola secara profesional dalam waktu 24 jam setelah tiba di Malaysia.

Baca juga: Tahun Depan Bisnis Airasia Food Order & Delivery Akan Hadir di Indonesia

Pelancong berusia enam tahun ke bawah tidak diharuskan mengikuti tes kedatangan dan wajib mendaftar di pintu masuk kedatangan menggunakan aplikasi MySejahtera.

Mereka yang telah divaksinasi lengkap dan hasil tes negatif tidak diperlukan untuk tes lebih lanjut dan karantina setibanya di Malaysia.

Wisatawan yang pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya harus telah divaksinasi lengkap dan memiliki bukti terinfeksi COVID-19 yang terjadi antara enam hingga 60 hari sebelum keberangkatan ke Malaysia.

Wisatawan juga wajib menunjukkan hasil positif COVID-19 baik dalam format cetak maupun digital.

Kemudian mereka yang pernah dirawat di rumah sakit karena COVID-19 perlu menunjukkan surat keterangan sehat untuk bepergian yang dikeluarkan oleh rumah sakit.

Mereka yang tidak dirawat di rumah sakit diharuskan menjalani tes RTK-Antigen yang dikelola secara profesional dua hari sebelum keberangkatan dan hanya pelancong dengan tes negatif yang diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Malaysia.

Baca juga: Aplikasi AirAsia merambah lini kecantikan

Bagi PPLN yang berangkat dari Malaysia sebelum keberangkatan, wajib memeriksa kondisi perjalanan terbaru atau persyaratan khusus dari negara tujuan, termasuk dokumen kesehatan seperti COVID-19 dan bukti status vaksinasi lengkap.

Mereka menyarankan check-in mandiri melalui aplikasi AirAsia untuk meminimalkan kontak fisik dan keramaian di bandara. Mendaftar Bisa dilakukan dengan mudah mulai dari 14 hari sebelum tanggal keberangkatan.

Mulai 1 April 2022, AirAsia akan membatasi layanan konter check-in hanya untuk rombongan tamu yang tidak termasuk di semua Bandara di Malaysia.

Penggunaan AirAsia Super App tidak dikenakan biaya dan dapat diunduh dari Apple App Store, Google Play Store, atau Huawei AppGallery secara gratis.

Pelancong didorong untuk tiba di bandara lebih awal untuk memberikan waktu yang cukup untuk melakukan semua proses yang diperlukan.

PPLN wajib memakai masker sebelum, selama dan setelah penerbangan.

Masker triple biasa atau masker ganda direkomendasikan untuk perlindungan yang lebih baik. Masker dengan katup terbuka tidak diizinkan di penerbangan AirAsia.

Baca juga: AirAsia Aktifkan Kembali Rute Kuala Lumpur ke Surabaya dan Bali

Baca Juga: AirAsia Buka Kembali Rute Surabaya-Lombok, Tambah Frekuensi Surabaya-Bali

Baca juga: Bandara Bali Melayani Tambahan Maskapai Rute Internasional dari AirAsia

Wartawan: Agus Setiawan
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2022